Informasi Umrah

Semua informasi suputar ibadah umrah dan haji

Doa Sebelum Berangkat Umroh: Memohon Keberkahan dan Kelancaran Perjalanan ke Tanah Suci

 

Perjalanan umroh adalah panggilan mulia dari Allah SWT. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menjadi tamu-Nya di Baitullah. Karena itu, ketika kesempatan itu datang, sudah selayaknya dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi fisik, mental, maupun keimanan. Salah satu persiapan terpenting yang sering kali dianggap sederhana namun memiliki makna mendalam adalah doa sebelum berangkat umroh.

Doa bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan sebelum meninggalkan rumah. Ia adalah bentuk ketundukan, pengharapan, dan pengakuan bahwa segala sesuatu berada dalam kuasa Allah SWT. Dengan doa, seorang hamba menyerahkan seluruh perjalanan, keselamatan, dan keberkahan ibadahnya kepada Sang Pencipta.

Dalam artikel ini, Sahabat akan diajak memahami pentingnya doa sebelum berangkat umroh, doa-doa yang dianjurkan, serta bagaimana menjadikan doa sebagai penguat keimanan dalam setiap langkah menuju Tanah Suci.


Mengapa Doa Sebelum Berangkat Umroh Sangat Penting?

Doa Sebagai Bentuk Ketergantungan kepada Allah SWT

Setiap perjalanan mengandung risiko dan ketidakpastian. Meski persiapan telah dilakukan secara maksimal, hasil akhirnya tetap berada dalam kehendak Allah SWT. Di sinilah doa menjadi penguat hati. Dengan berdoa, Sahabat mengakui bahwa hanya Allah yang mampu memberikan perlindungan dan kemudahan.

Doa sebelum berangkat umroh mencerminkan sikap tawakal yang sejati. Setelah berusaha mempersiapkan dokumen, kesehatan, dan perlengkapan, langkah berikutnya adalah memohon agar Allah memudahkan seluruh proses perjalanan hingga kembali ke Tanah Air.

Mengawali Ibadah dengan Keikhlasan

Umroh adalah ibadah. Dan setiap ibadah seharusnya diawali dengan niat serta doa. Dengan berdoa sebelum berangkat, hati dipersiapkan untuk memasuki perjalanan suci dengan niat yang lurus dan penuh harapan akan ridha Allah SWT.


Doa Sebelum Keluar Rumah untuk Bepergian

Sebelum berangkat menuju bandara atau titik kumpul, dianjurkan membaca doa ketika keluar rumah. Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:

Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa بالله.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Doa ini mengandung makna mendalam bahwa segala kekuatan dan keselamatan hanya berasal dari Allah SWT. Membacanya dengan penuh kesadaran akan menghadirkan ketenangan sebelum memulai perjalanan panjang.


Doa Safar: Doa Perjalanan yang Dianjurkan

Bacaan Doa Safar

Ketika memulai perjalanan jauh seperti umroh, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa safar. Berikut salah satu doa yang dianjurkan:

“Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamunqalibun.”

Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami akan kembali.”

Doa ini mengingatkan bahwa kendaraan, pesawat, dan seluruh sarana perjalanan adalah nikmat dari Allah SWT yang patut disyukuri.

Makna Doa Safar bagi Keimanan

Doa safar bukan sekadar permohonan keselamatan, tetapi juga pengingat akan kehidupan akhirat. Kalimat “dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami akan kembali” menguatkan kesadaran bahwa perjalanan dunia hanyalah sementara.

Dengan kesadaran ini, umroh tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi perjalanan memperbarui komitmen kepada Allah SWT.


Doa Memohon Kemudahan dan Keberkahan Umroh

Selain doa safar, Sahabat juga dapat memanjatkan doa secara pribadi sesuai kebutuhan dan harapan. Misalnya:

  • Memohon kelancaran perjalanan.

  • Memohon kesehatan selama ibadah.

  • Memohon kekhusyukan dalam setiap rangkaian umroh.

  • Memohon agar umroh diterima sebagai amal shaleh.

Doa yang keluar dari hati dengan penuh kerendahan akan lebih bermakna daripada doa yang sekadar dibaca tanpa penghayatan.


Adab Berdoa Sebelum Berangkat Umroh

1. Membersihkan Hati dan Memohon Maaf

Sebelum berangkat, penting untuk saling memaafkan dengan keluarga, sahabat, dan kerabat. Hati yang bersih akan membuat doa lebih mudah dikabulkan.

Meminta maaf bukan hanya tradisi, tetapi bagian dari persiapan keimanan.

2. Bersedekah dan Memperbanyak Amal

Salah satu cara memperindah perjalanan adalah dengan memperbanyak sedekah sebelum berangkat. Amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi pembuka pintu keberkahan.

3. Berdoa dengan Khusyuk dan Tidak Tergesa-Gesa

Luangkan waktu khusus untuk berdoa. Jangan hanya sekadar membaca di sela-sela kesibukan. Duduklah dengan tenang, angkat tangan, dan sampaikan harapan kepada Allah SWT dengan penuh kesungguhan.


Doa Orang Tua dan Keluarga sebagai Penguat Perjalanan

Salah satu momen paling mengharukan sebelum berangkat umroh adalah ketika orang tua atau keluarga memanjatkan doa. Doa mereka adalah bekal yang sangat berharga.

Restu orang tua memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Karena itu, mintalah doa dan ridha mereka sebelum berangkat. Doa yang tulus dari keluarga akan menjadi pelindung sepanjang perjalanan.


Menguatkan Keimanan Melalui Doa

Doa sebagai Sumber Ketenangan

Banyak jamaah merasa lebih tenang setelah memanjatkan doa sebelum berangkat. Ketenangan ini bukan tanpa alasan. Ketika hati sudah menyerahkan segalanya kepada Allah, rasa cemas akan berkurang.

Doa sebagai Bentuk Harapan

Doa juga menjadi bentuk harapan bahwa perjalanan ini akan membawa perubahan dalam hidup. Bukan hanya pulang dengan gelar atau cerita, tetapi pulang dengan hati yang lebih bersih dan keimanan yang lebih kuat.


Menjadikan Doa sebagai Kebiasaan Sepanjang Perjalanan

Doa tidak berhenti saat pesawat lepas landas. Sepanjang perjalanan, Sahabat dianjurkan memperbanyak doa. Di Tanah Suci, setiap waktu adalah kesempatan berharga untuk bermunajat.

Mulailah dengan doa sebelum berangkat, lalu lanjutkan dengan doa-doa di setiap tempat mustajab, seperti di depan Ka’bah atau di Raudhah.


Kesalahan yang Perlu Dihindari

  1. Menganggap doa hanya formalitas sebelum perjalanan.

  2. Terburu-buru berdoa tanpa penghayatan.

  3. Tidak memohon maaf kepada sesama sebelum berangkat.

Menghindari kesalahan ini akan membuat doa lebih bermakna dan penuh keberkahan.


Doa sebagai Bekal Terbaik Menuju Baitullah

Doa sebelum berangkat umroh adalah bekal terbaik yang dapat dibawa menuju Tanah Suci. Ia adalah bentuk tawakal, harapan, dan pengakuan bahwa segala urusan berada dalam kuasa Allah SWT.

Dengan doa, perjalanan menjadi lebih tenang. Dengan doa, hati menjadi lebih siap. Dan dengan doa, umroh diharapkan menjadi ibadah yang diterima serta membawa perubahan dalam kehidupan.

Sahabat yang ingin menjalani umroh dengan persiapan matang, pendampingan profesional, serta suasana yang mendukung kekhusyukan ibadah dapat memilih program umroh bersama Mabruk Tour. Setiap perjalanan dirancang untuk membantu jamaah fokus pada ibadah dengan nyaman dan aman.

Kunjungi www.mabruk.co.id untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai program umroh bersama Mabruk Tour. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah, mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan sebelum berangkat, dan menjadikan perjalanan umroh sebagai sarana memperkuat keimanan serta meraih keberkahan hidup dunia dan akhirat.