Informasi Umrah

Semua informasi suputar ibadah umrah dan haji

Tata Cara Haji Tamattu Secara Lengkap

Haji merupakan ibadah yang memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah Haji Tamattu. Haji Tamattu adalah jenis haji yang dilakukan dengan cara pertama-tama menunaikan umroh terlebih dahulu di bulan haji, kemudian setelah itu melaksanakan haji pada waktu yang ditentukan. Jenis haji ini sangat dianjurkan bagi sahabat yang ingin menyempurnakan ibadah dengan cara yang mudah dan terstruktur. Memahami tata cara Haji Tamattu secara lengkap akan membantu sahabat melaksanakan ibadah sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ dan syariat Islam.


1. Pengertian Haji Tamattu

Haji Tamattu berasal dari kata "tamattu’a" yang berarti menikmati. Dalam konteks ibadah, hal ini bermakna sahabat menikmati dua ibadah sekaligus: umroh dan haji, dengan satu niat ihram yang berbeda. Prinsipnya adalah: sahabat melakukan umroh di bulan Dzulhijjah, kemudian keluar dari ihram, dan kembali memakai ihram untuk melaksanakan haji pada waktunya.

Haji Tamattu memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:

  • Memberikan kesempatan untuk melaksanakan umroh dengan khusyuk sebelum haji.

  • Memudahkan pelaksanaan haji karena tidak harus langsung masuk ihram untuk haji tanpa jeda.

  • Memberikan pahala ganda, yaitu pahala umroh dan pahala haji yang sah sesuai syariat.


2. Persiapan Sebelum Memulai Haji Tamattu

a. Persiapan Fisik dan Mental

Sahabat perlu memastikan kondisi tubuh siap menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jamaah. Istirahat cukup, menjaga stamina, dan melakukan pemeriksaan kesehatan adalah langkah awal yang penting.

b. Persiapan Administrasi

Persiapkan dokumen perjalanan, termasuk paspor, visa haji, dan surat vaksinasi. Sahabat juga perlu mendaftarkan diri melalui jalur resmi untuk memastikan perjalanan berjalan lancar dan aman.

c. Perlengkapan Ibadah

Bawa pakaian ihram, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan pribadi yang mendukung kenyamanan selama di Tanah Suci. Hal ini termasuk obat-obatan pribadi, alas kaki yang nyaman, serta pakaian sederhana untuk ibadah.


3. Tata Cara Haji Tamattu

a. Memulai dengan Umroh

  1. Niat ihram umroh – Niat dilakukan sebelum memasuki Miqat (tempat dimulainya ihram).

  2. Memakai pakaian ihram – Untuk laki-laki terdiri dari dua helai kain putih, sedangkan perempuan memakai pakaian sederhana yang menutup aurat.

  3. Melaksanakan tawaf qudum – Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

  4. Melakukan sai – Berjalan antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

  5. Tahallul awal – Mencukur atau memotong sebagian rambut untuk menandai berakhirnya umroh.

b. Menunggu Waktu Haji

Setelah selesai umroh, sahabat keluar dari ihram dan menunggu tanggal haji untuk memasuki ihram haji. Pada fase ini, sahabat dapat beristirahat dan mempersiapkan diri secara fisik dan mental.

c. Memasuki Ihram Haji

  1. Niat ihram haji – Niat dilakukan dari Miqat sebelum memasuki Tanah Haram.

  2. Tawaf ifadah – Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali sebagai bagian dari rukun haji.

  3. Sai – Mengulang berjalan antara Safa dan Marwah jika belum melakukannya dalam konteks haji.

  4. Wukuf di Arafah – Berdiri di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, berdoa, dan memohon ampunan.

  5. Mabit di Muzdalifah – Bermalam dan mengumpulkan batu untuk ritual melontar jumrah.

  6. Melontar Jumrah – Melakukan ritual melontar di Mina sebagai simbol menolak godaan setan.

  7. Tahallul tsani – Mencukur atau memotong rambut sebagai penanda berakhirnya ihram haji.


4. Perbedaan Haji Tamattu dengan Haji Ifrad dan Qiran

a. Haji Tamattu

  • Umroh dilakukan sebelum haji dan keluar dari ihram terlebih dahulu.

  • Memiliki dua tahallul: tahallul awal untuk umroh dan tahallul tsani untuk haji.

b. Haji Ifrad

  • Hanya melakukan haji saja tanpa disertai umroh.

  • Satu tahallul saat selesai haji.

c. Haji Qiran

  • Menggabungkan umroh dan haji dalam satu ihram.

  • Satu tahallul dilakukan setelah selesai haji.


5. Hikmah Melaksanakan Haji Tamattu

Haji Tamattu memberikan pelajaran berharga bagi setiap jamaah:

  • Meningkatkan kesabaran dan ketekunan – Mengikuti rangkaian ibadah haji secara bertahap membutuhkan disiplin.

  • Menumbuhkan keimanan – Menyadari bahwa setiap tahap ibadah memiliki tujuan mendekatkan diri kepada Allah.

  • Memberi pengalaman spiritual yang mendalam – Pelaksanaan umroh terlebih dahulu memungkinkan jamaah merasakan ketenangan dan persiapan untuk menghadapi haji.


Haji Tamattu menjadi pilihan banyak jamaah karena kemudahannya dibanding jenis haji lainnya. Melalui pemahaman yang tepat tentang tata cara, sahabat dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk, tertib, dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ.

Mabruk Tour hadir untuk mendampingi sahabat dalam setiap langkah perjalanan ibadah haji dan umroh, memastikan setiap rukun dan sunnah dijalankan dengan benar, serta memberikan kenyamanan dalam perjalanan menuju Baitullah.

Segera bergabung dengan program Haji dan Umroh Mabruk Tour di www.mabruk.co.id untuk pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan penuh berkah. Dengan pendampingan profesional, setiap ibadah dapat dilakukan khusyuk dan sesuai tuntunan syariat, memaksimalkan pahala dan keberkahan perjalanan sahabat di Tanah Suci.


Jika sahabat ingin, saya juga bisa langsung membuat artikel "Perbedaan Haji dan Umroh dari Sisi Hukum" dengan gaya dan struktur yang sama di atas 1000 kata, lengkap dengan call to action untuk Mabruk Tour. Apakah mau saya buat sekarang?