Informasi Umrah

Semua informasi suputar ibadah umrah dan haji

Berapa Banyak Kurma yang Boleh Dibawa Pulang dari Arab Saudi?

Berapa banyak kurma yang boleh dibawa pulang dari Arab Saudi
 

mabruk.co.id - Membeli kurma menjadi salah satu kebiasaan jamaah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umroh. Ada yang membeli beberapa kotak untuk keluarga, ada yang memilih kurma kiloan karena harganya lebih menarik, dan ada pula yang sengaja membawa banyak jenis kurma untuk dibagikan kepada tetangga atau kerabat.

Masalahnya, semakin banyak oleh-oleh yang dibeli, semakin besar pula ruang koper yang terpakai. Jamaah kemudian mulai bertanya, membawa kurma dari Arab Saudi ke Indonesia boleh berapa banyak? Apakah ada batas kilogram tertentu, lebih aman dimasukkan ke bagasi atau kabin, dan apakah kurma yang dibeli dalam jumlah besar akan dianggap sebagai barang dagangan?

 

Tidak Ada Angka Kilogram Khusus untuk Semua Penumpang

Pertanyaan tentang membawa kurma dari Arab Saudi ke Indonesia sering berujung pada pencarian angka seperti 5 kg, 10 kg, atau 20 kg. Padahal, ketentuan barang bawaan penumpang tidak menetapkan satu batas kilogram khusus yang otomatis berlaku untuk kurma sebagai oleh-oleh pribadi.

Bea Cukai membedakan barang bawaan berdasarkan penggunaannya. Barang pribadi penumpang mencakup barang yang diperoleh dari luar negeri untuk keperluan pribadi. Untuk kategori ini, pembebasan bea masuk diberikan sampai nilai pabean FOB USD500 per orang untuk setiap kedatangan. Jika nilainya melebihi batas tersebut, kelebihannya dapat dikenakan pungutan sesuai ketentuan.

Artinya, membawa 5 kg kurma tidak otomatis berarti bebas dari pemeriksaan, begitu juga membawa 10 kg tidak otomatis berarti dilarang. Yang perlu kamu lihat adalah konteks barang tersebut.

Kurma untuk Keluarga dan Kerabat

Berapa banyak kurma yang boleh dibawa pulang dari Arab Saudi
 

Kalau kamu membeli kurma untuk dimakan sendiri atau dibagikan sebagai oleh-oleh kepada keluarga, barang tersebut masih dapat masuk dalam konteks barang pribadi selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Misalnya, koper kamu berisi:

  • Beberapa kotak kurma untuk keluarga.
  • Parfum.
  • Mukena atau pakaian.
  • Cendera mata.
  • Kosmetik.
  • Makanan kemasan lainnya.

Nilai barang-barang tersebut tetap perlu diperhitungkan dalam konteks ketentuan barang pribadi penumpang. Pembebasan USD500 berlaku terhadap nilai barang pribadi secara keseluruhan, bukan kuota khusus kurma.

Kurma Kiloan Tidak Otomatis Dilarang

Berapa banyak kurma yang boleh dibawa pulang dari Arab Saudi
 

Kurma kiloan sering membuat jamaah ragu karena tidak memiliki kemasan satuan seperti kurma kotak. Padahal, bentuk kiloan sendiri bukan alasan otomatis untuk menyatakan barang tersebut tidak boleh dibawa.

Yang lebih penting adalah kondisi barang dan cara kamu mengemasnya. Kurma kiloan sebaiknya tetap ditempatkan dalam kemasan yang bersih, tertutup, dan tidak mudah terbuka selama perjalanan.

Baca Juga: Barang Oleh-Oleh Umroh yang Tidak Boleh Masuk Bagasi Pesawat

 

Pilih Bagasi atau Kabin Saat Membawa Kurma

Setelah mengetahui bahwa kurma bukan sekadar persoalan jumlah kilogram, pertanyaan berikutnya adalah tempat penyimpanannya. Pada dasarnya, keputusan memasukkan kurma ke kabin atau bagasi juga perlu mempertimbangkan ukuran, berat, kemasan, dan jatah bagasi maskapai.

Saudia, misalnya, menetapkan batas ukuran dan berat untuk bagasi kabin serta memberi kewenangan kepada petugas untuk menentukan apakah barang tertentu dapat dibawa di kabin atau perlu masuk sebagai bagasi tercatat demi keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Kurma Kemasan Lebih Mudah Ditata

Berapa banyak kurma yang boleh dibawa pulang dari Arab Saudi
 

Kurma dalam kotak atau kemasan pabrik memiliki kelebihan ketika kamu hendak memasukkannya ke koper. Kemasan yang tertutup membantu menjaga bentuk buah dan membuat koper lebih rapi.

Sebelum memasukkannya ke bagasi, periksa:

  • Kondisi segel kemasan.
  • Tanggal kedaluwarsa.
  • Kondisi kotak.
  • Apakah kemasan mengalami kebocoran.
  • Apakah kurma mengeluarkan cairan.
  • Apakah kotak sudah penyok atau terbuka.

Jangan menganggap kemasan asli selalu cukup kuat untuk perjalanan udara. Koper dapat mengalami tekanan dan benturan selama proses pemindahan dari pesawat menuju area pengambilan bagasi.

Kurma Kiloan Perlu Lapisan Tambahan

Berapa banyak kurma yang boleh dibawa pulang dari Arab Saudi
 

Untuk kurma kiloan, kamu perlu memberi perhatian lebih pada kemasannya. Jangan biarkan buah langsung bercampur dengan pakaian karena teksturnya bisa lengket, terutama jika kurma yang kamu beli memiliki kadar kelembapan tinggi.

Cara yang lebih aman:

  • Masukkan kurma ke wadah atau kantong yang rapat.
  • Gunakan dua lapis plastik jika kemasan awal kurang kuat.
  • Pisahkan dari pakaian putih atau barang yang mudah terkena noda.
  • Jangan menaruh barang berat tepat di atasnya.
  • Letakkan di bagian tengah koper.
  • Gunakan pakaian sebagai bantalan di sekelilingnya.

Dengan cara ini, membawa kurma dari Arab Saudi ke Indonesia tidak membuat seluruh isi koper ikut berantakan ketika satu kemasan mengalami tekanan.

 

Perhatikan Kondisi Kurma Setelah Perjalanan Panjang

Kurma memang lebih tahan dibanding buah segar, tetapi bukan berarti kamu bisa memperlakukannya seperti benda mati. Panas, tekanan, dan kemasan yang kurang rapat dapat memengaruhi kondisi kurma selama perjalanan.

Jamaah biasanya tidak langsung membuka koper setelah mendarat. Kamu masih harus melewati imigrasi, mengambil bagasi, menuju kendaraan, lalu melakukan perjalanan pulang ke rumah. Artinya, kurma dapat berada berjam-jam dalam kemasan sebelum akhirnya disimpan kembali.

Saat packing, hindari:

  • Memasukkan kurma yang kemasannya sudah terbuka.
  • Mencampurkan kurma dengan barang beraroma tajam.
  • Menaruh kurma di dekat cairan yang berpotensi bocor.
  • Menekan kotak kurma dengan barang berat.
  • Membiarkan kemasan tanpa pelindung tambahan.

Jika kurma sampai berubah aroma, berjamur, atau menunjukkan kondisi yang tidak normal setelah perjalanan, jangan langsung mengonsumsinya.

 

Jangan Lupa Ketentuan Karantina Saat Tiba di Indonesia

Bagian ini sering terlewat ketika jamaah membahas membawa kurma dari Arab Saudi ke Indonesia. Jamaah biasanya hanya memikirkan aturan maskapai, padahal setelah mendarat ada aturan Indonesia yang juga perlu diperhatikan.

Badan Karantina Indonesia mengingatkan pelaku perjalanan luar negeri untuk melaporkan komoditas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya yang dibawa dari luar negeri. Pemeriksaan diperlukan karena produk tersebut dapat menjadi media pembawa organisme pengganggu atau penyakit, meskipun barang terlihat aman secara fisik.

Kurma merupakan produk tumbuhan sehingga jangan menganggap pemeriksaan karantina hanya berlaku untuk tanaman hidup. Bahkan dalam laporan pengawasan Karantina Indonesia, kurma pernah termasuk komoditas yang ditindak ketika masuk tanpa dokumen persyaratan karantina.

Saat tiba di Indonesia, lakukan langkah sederhana:

  • Deklarasikan barang bawaan melalui sistem yang diwajibkan.
  • Ikuti petunjuk petugas ketika membawa produk tumbuhan.
  • Jangan menyembunyikan kurma ketika diminta menjelaskan isi koper.
  • Tunjukkan kemasan apabila petugas membutuhkan pemeriksaan.
  • Ikuti keputusan petugas karantina jika barang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sejak 1 September 2025, penumpang tujuan Indonesia wajib mengisi Customs Declaration melalui sistem All Indonesia, dan barang bawaan perlu diberitahukan dengan lengkap dan benar.

 

Cara Packing Kurma Supaya Aman Sampai Rumah

Setelah membeli kurma, jangan langsung memasukkannya ke koper secara acak. Sisihkan beberapa menit untuk membuat susunan yang aman.

Kamu bisa menggunakan pola berikut:

  1. Pilih kemasan yang masih tersegel dan tidak rusak.
  2. Masukkan kurma kiloan ke wadah atau kantong kedap.
  3. Beri lapisan kedua jika kemasan mudah terbuka.
  4. Letakkan kurma di tengah koper.
  5. Gunakan pakaian sebagai bantalan.
  6. Jauhkan dari parfum, minyak, dan cairan lain.
  7. Jangan menumpuk barang berat di atas kotak kurma.
  8. Sisakan ruang agar koper tidak terlalu penuh.
  9. Pastikan berat koper masih sesuai jatah maskapai.
  10. Simpan bukti pembelian jika diperlukan untuk menjelaskan nilai barang.

Cara ini juga membantu ketika kamu membawa beberapa jenis kurma sekaligus. Setiap kemasan tetap mudah ditemukan tanpa harus mengacak seluruh koper.

Baca Juga: Cara Mengatur Jam Tidur Sebelum Berangkat Umroh - Mengatasi Jet-lag Tubuh

 

Mabruk Membantu Jamaah Menyiapkan Kepulangan dengan Lebih Terarah

Pulang umroh bukan hanya soal membawa koper kembali ke Indonesia. Jamaah juga perlu memastikan dokumen, bagasi, oleh-oleh, dan barang pribadi sudah tertata sebelum meninggalkan Arab Saudi.

Mabruk Tour mendampingi jamaah selama perjalanan sehingga berbagai kebutuhan praktis seperti persiapan keberangkatan, kegiatan rombongan, hingga perjalanan pulang dapat dijalani dengan lebih terarah. Pendampingan seperti ini membantu jamaah tidak perlu memikirkan semuanya sendiri ketika sudah berada di Tanah Suci.

Kalau kamu ingin membawa kurma sebagai oleh-oleh, jangan membeli dalam jumlah besar tanpa memikirkan cara membawanya pulang. Periksa kondisi kemasan, sesuaikan dengan kapasitas koper, lindungi kurma dari tekanan dan kebocoran, lalu pahami kewajiban deklarasi ketika tiba di Indonesia.

Dengan begitu, membawa kurma dari Arab Saudi ke Indonesia tetap bisa menjadi bagian menyenangkan dari perjalanan umroh tanpa membuat kamu baru mencari tahu aturan ketika sudah berada di bandara. Yang paling penting bukan mengejar jumlah kilogram sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan oleh-oleh yang kamu bawa memang sesuai kebutuhan, aman selama perjalanan, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.